MAN ICT CARES FOR THE ENVIRONMENT

MAN ICT CARES FOR THE ENVIRONMENT

Pelaihari (MAN ICT) - Bersama Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.KanKemenag) Tanah Laut, Drs.H.M. Rusdi Hilmi, M.A, Keluarga Besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Tanah Laut (ICT) Kalimantan Selatan berjumlah 325 orang gelar Gerakan Peduli Lingkungan dengan memungut sampah disepanjang jalan A. Yani sekitar Jembatan Sungai Bamban yang sedang dalam tahap pembangunan. Sabtu (5/7/19)

Ditemui pada kesempatan tersebut, Kepala Madrasah (Kamad) MAN ICT, Hilal Njmi, S.Ag.,M.Pd.I ungkap alasan pelaksanaan kegiatan ini. “Kami lihat lingkungan kami banyak sekali sampah berhamburan sehingga akan menimbulkan banyak dampak buruk bagi lingkungan” ungkapnya.

Selain itu, membuang sampah sembarangan dapat merusak pemandangan, mendatangkan bau yang tidak sedap, mendatangkan banjir level rendah sampai yang tinggi, mendatangkan berbagai penyakit dan dapat mencemari lingkungan, jelasnya.

Warga Madrasah yang diwakili oleh Siswa juga membagikan stiker himbauan peduli lingkungan kepada pengguna jalan raya yang melintasi Jembatan S. Bamban, Ambungan.

Maka dari itu Warga MAN ICT bertujuan untuk membersihkan sekaligus menggugah kesadaran masyarakat maupun pengguna jalan khususnya pada jalan A. Yani sekitar Jembatan Sungai Bamban untuk tidak membuang sampah sembarangan dan turut serta menjaga lingkungan.

Ka.KanKemenag Tala sangat antusias dalam kegiatan tersebut, terlihat pak Rusdi sapaan akrab beliau dengan semangat memungut sampah yang berada dipinggiran jalan tersebut. “saya sangat senang dengan adanya kegiatan ini, selain membuat lingkungan bersih juga dapat menyehatkan badan” ujar Rusdi.

Pengendalian sampah yang paling sederhana dan efektif adalah dengan menumbuhkan kesadaran dari dalam diri sendiri untuk tidak merusak lingkungan dengan sampah. Mulailah tanamkan niat, bahwa, ‘’Aku harus membuang sampah pada tempatnya. Selain itu diperlukan juga kontrol sosial budaya masyarakat untuk lebih menghargai lingkungan. Peran Pemerintah dalam hal ini juga sangat diperlukan, dengan peraturan-peraturan dan sangsi-sangsi yang ada, diharapkan bisa meminimalkan perusakan lingkungan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. (Rep: Ard/Ft: Jurnalis)