MAN IC TANAH LAUT

MAN Insan Cendekia sebagai salah satu madrasah unggulan dibawah pengelolaan Kementerian Agama, telah tumbuh menjadi sebuah lembaga pendidikan yang berkualitas tidak saja secara regional, nasional bahkan internasional. Hal tersebut terbukti dengan berbagai prestasi yang telah diraih antara lain; dalam kegiatan olimpiade sains tingkat nasional (OSN) tahun 2007 memperoleh pedali perunggu bidang Ekonomi dan OSN tahun 2008 memperoleh satu medali emas bidang kebumian dan 2 medali perunggu yaitu bidang ekonomi dan komputer. Disamping itu semakin banyaknya alumni Insan Cendekia yang diterima di perguruan tinggi negeri favorit seperti UI, ITB, UGM, UNIBRAW, Unair, ITS, UNHAS, dll. Juga di perguruan tinggi luar negeri seperti di Jepang dan Malaysia.

Dengan prestasi-prestasi yang telah diraih serta kualitas penyelenggaraan MAN Insan Cendekia selanjutnya Kementerian Agama meningkatkan kualitas MAN Insan Cendekia menjadi Madrasah Program Khusus Berstandar Internasional, dengan kebijakan memberikan beasiswa penuh kepada lulusan MTs Pondok Pesantren dan SMP umum untuk melanjutkan pendidikan di MAN Insan Cendekia.

Keberhasilan yang diraih oleh MAN Insan Cendekia selama ini membuktikan bagusnya mutu pengelolaan dan system yang dijalankan oleh lembaga beserta pelaksana di lapangan. Oleh karena itu untuk melestarikan mutu keunggulan tersebut, sistem pengelolaan MAN Insan Cendekia perlu distandarisasi agar dapat menjadi acuan pengembangan kedepan dan lebih mudah diterapkan pada lembaga lainnya.

Plt. Kepala Madrasah

Sugianto, S.Pd., M.kom

 

                       YOUTUBE CHANNEL                       

 

 

SISTEM INTEGRASI APLIKASI

BERITA TERBARU

PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H
 

Tanah Laut (MAN ICT) — Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Tanah Laut (MAN ICT) memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dengan tema “Meneladani Rasulullah SAW, Menguatkan Akhlak dan Karakter”. Kegiatan yang berlangsung di Masjid MAN ICT pada Jumat, 4 September 2026/22 Rabiul Awal 1448 H tersebut diisi dengan ceramah agama oleh H. Khairil Anam, Pimpinan Majelis Jauharotunnur Pelaihari.

 

Dalam tausiyahnya, H. Khairil Anam menjelaskan bahwa sebelum Nabi Muhammad SAW, telah diutus para nabi yang menjadi teladan bagi umatnya. Namun, keteladanan para nabi terdahulu memiliki cakupan umat, wilayah, dan masa tertentu. Sementara Rasulullah SAW hadir sebagai teladan yang bersifat universal dan sepanjang masa.

 

Ia menjelaskan, salah satu hal yang menjadikan Rasulullah SAW sebagai uswatun hasanah adalah perjalanan kehidupan beliau yang tercatat secara sangat lengkap melalui sejarah, sirah, dan kitab-kitab hadis. Kehidupan Rasulullah SAW diriwayatkan dalam Kutubus Sittah, yaitu Shahih al-Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa’i, dan Sunan Ibnu Majah.

 

Perjalanan hidup beliau tercatat mulai dari kelahiran, kehidupan, perjuangan, hingga wafatnya.

 

Allah SWT menegaskan keteladanan Rasulullah SAW dalam Al-Qur’an:

 

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ

 

“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagi kalian.”
(QS. Al-Ahzab: 21)

 

Kepala MAN ICT, Siti Salma, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mengamalkan akhlak dan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari. “Maulid Nabi bukan hanya menjadi kegiatan untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga momentum bagi kita untuk semakin mencintai beliau dan menjadikan akhlaknya sebagai pedoman dalam membentuk karakter siswa,” ujarnya.

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Urusan Tata Usaha Siti Muflihah, unsur pimpinan, GTK, tenaga kependidikan, serta para siswa MAN ICT.