MAN IC TANAH LAUT

MAN Insan Cendekia sebagai salah satu madrasah unggulan dibawah pengelolaan Kementerian Agama, telah tumbuh menjadi sebuah lembaga pendidikan yang berkualitas tidak saja secara regional, nasional bahkan internasional. Hal tersebut terbukti dengan berbagai prestasi yang telah diraih antara lain; dalam kegiatan olimpiade sains tingkat nasional (OSN) tahun 2007 memperoleh pedali perunggu bidang Ekonomi dan OSN tahun 2008 memperoleh satu medali emas bidang kebumian dan 2 medali perunggu yaitu bidang ekonomi dan komputer. Disamping itu semakin banyaknya alumni Insan Cendekia yang diterima di perguruan tinggi negeri favorit seperti UI, ITB, UGM, UNIBRAW, Unair, ITS, UNHAS, dll. Juga di perguruan tinggi luar negeri seperti di Jepang dan Malaysia.

Dengan prestasi-prestasi yang telah diraih serta kualitas penyelenggaraan MAN Insan Cendekia selanjutnya Kementerian Agama meningkatkan kualitas MAN Insan Cendekia menjadi Madrasah Program Khusus Berstandar Internasional, dengan kebijakan memberikan beasiswa penuh kepada lulusan MTs Pondok Pesantren dan SMP umum untuk melanjutkan pendidikan di MAN Insan Cendekia.

Keberhasilan yang diraih oleh MAN Insan Cendekia selama ini membuktikan bagusnya mutu pengelolaan dan system yang dijalankan oleh lembaga beserta pelaksana di lapangan. Oleh karena itu untuk melestarikan mutu keunggulan tersebut, sistem pengelolaan MAN Insan Cendekia perlu distandarisasi agar dapat menjadi acuan pengembangan kedepan dan lebih mudah diterapkan pada lembaga lainnya.

Plt. Kepala Madrasah

Sugianto, S.Pd., M.kom

 

                       YOUTUBE CHANNEL                       

 

 

SISTEM INTEGRASI APLIKASI

BERITA TERBARU

Upacara Bendera di MAN ICT: Bastomi Ajak Siswa Teladani Pribadi Rasulullah yang Kuat dan Sehat

 

Tanah Laut (MAN ICT)  – Pelaksanaan upacara bendera di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Tanah Laut (MAN ICT) pada Senin (18/05/2026) berlangsung dengan khidmat. Upacara rutin yang bertepatan dengan 1 Zulhijjah 1447 H ini diikuti oleh seluruh peserta didik, Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), serta perwakilan Tenaga Teknis (TT).

 

Pada kesempatan tersebut, Guru MAN ICT, Bastomi, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya meneladani Rasulullah SAW sebagai figur teladan yang memiliki pribadi kuat, baik secara jasmani maupun rohani. Menurutnya, Islam adalah agama yang syamil (menyeluruh), yang tidak hanya menekankan kekuatan iman, tetapi juga kesehatan fisik.

 

"Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk aktif bergerak melalui berbagai aktivitas yang menyehatkan, seperti olahraga berkuda, memanah, berenang, serta membiasakan berjalan kaki. Selain itu, beliau juga mengajarkan pola hidup sehat yang preventif dengan menjaga kebersihan serta menjaga pola makan, yakni makan secukupnya dan berhenti sebelum kenyang," ujar Bastomi dalam arahannya.

 

Untuk memperkuat esensi amanatnya, Bastomi turut mengutip sebuah hadis riwayat Imam Muslim :

الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ، وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ

Artinya: “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah, dan pada keduanya terdapat kebaikan.” (HR. Muslim)

 

Menutup amanatnya, Bastomi berharap momentum upacara bendera ini tidak sekadar menjadi rutinitas awal pekan, melainkan pengingat bagi seluruh siswa MAN ICT untuk mulai membiasakan pola hidup sehat dan disiplin. Melalui keseimbangan antara fisik yang sehat dan jiwa yang bersih, diharapkan akan lahir generasi emas madrasah yang kuat secara ilmu, kokoh dalam iman, dan mulia dalam akhlak.