MAN IC TANAH LAUT

MAN Insan Cendekia sebagai salah satu madrasah unggulan dibawah pengelolaan Kementerian Agama, telah tumbuh menjadi sebuah lembaga pendidikan yang berkualitas tidak saja secara regional, nasional bahkan internasional. Hal tersebut terbukti dengan berbagai prestasi yang telah diraih antara lain; dalam kegiatan olimpiade sains tingkat nasional (OSN) tahun 2007 memperoleh pedali perunggu bidang Ekonomi dan OSN tahun 2008 memperoleh satu medali emas bidang kebumian dan 2 medali perunggu yaitu bidang ekonomi dan komputer. Disamping itu semakin banyaknya alumni Insan Cendekia yang diterima di perguruan tinggi negeri favorit seperti UI, ITB, UGM, UNIBRAW, Unair, ITS, UNHAS, dll. Juga di perguruan tinggi luar negeri seperti di Jepang dan Malaysia.

Dengan prestasi-prestasi yang telah diraih serta kualitas penyelenggaraan MAN Insan Cendekia selanjutnya Kementerian Agama meningkatkan kualitas MAN Insan Cendekia menjadi Madrasah Program Khusus Berstandar Internasional, dengan kebijakan memberikan beasiswa penuh kepada lulusan MTs Pondok Pesantren dan SMP umum untuk melanjutkan pendidikan di MAN Insan Cendekia.

Keberhasilan yang diraih oleh MAN Insan Cendekia selama ini membuktikan bagusnya mutu pengelolaan dan system yang dijalankan oleh lembaga beserta pelaksana di lapangan. Oleh karena itu untuk melestarikan mutu keunggulan tersebut, sistem pengelolaan MAN Insan Cendekia perlu distandarisasi agar dapat menjadi acuan pengembangan kedepan dan lebih mudah diterapkan pada lembaga lainnya.

Plt. Kepala Madrasah

Sugianto, S.Pd., M.kom

 

                       YOUTUBE CHANNEL                       

 

 

SISTEM INTEGRASI APLIKASI

BERITA TERBARU

DARI GALAM, LAHAN BASAH KALIMANTAN SELATAN MENUJU INOVASI SCALP SERUM

 

Tanah Laut (MAN ICT) — Potensi lokal Kalimantan Selatan kembali menjadi sumber inspirasi penelitian bagi siswa MAN Insan Cendekia Tanah Laut. Qothrunnada Alayya XII A dan Ananda Keysha Putri Ramdani XII B mengembangkan penelitian berjudul “Optimalisasi Formulasi Scalp Serum Minyak Atsiri Galam (Melaleuca cajuputi) Lahan Basah Kalimantan Selatan dan Uji Antijamur terhadap Malassezia furfur.”

 

Penelitian ini berawal dari ketertarikan terhadap Galam (Melaleuca cajuputi), salah satu tumbuhan yang tumbuh di ekosistem lahan basah Kalimantan Selatan. Melalui penelitian tersebut, kedua siswa mengeksplorasi potensi minyak atsiri Galam untuk dikembangkan sebagai bahan dalam sediaan scalp serum berbasis bahan alam.

 

Permasalahan kulit kepala, khususnya ketombe, menjadi salah satu latar belakang penelitian ini. Salah satu mikroorganisme yang berkaitan dengan kondisi tersebut adalah Malassezia furfur. Karena itu, penelitian diarahkan untuk mengetahui potensi formulasi scalp serum minyak atsiri Galam sekaligus menguji aktivitas antijamurnya secara in vitro.

 

Dalam proses penelitian, Qothrunnada dan Ananda mengembangkan empat formulasi dengan konsentrasi minyak atsiri Galam masing-masing 0%; 0,4%; 0,8%; dan 1%. Seluruh formulasi kemudian melalui berbagai tahap evaluasi, meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, stabilitas fisik, hingga pengujian aktivitas antijamur terhadap Malassezia furfur.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa F1 dengan konsentrasi 0,4% memiliki karakteristik fisikokimia yang menonjol, dengan bentuk cair, bening, serta aroma khas. Sementara itu, F3 dengan konsentrasi 1% menjadi formulasi yang difokuskan dalam pengujian antijamur dan menunjukkan respon hambatan awal terhadap Malassezia furfur.

 

Penelitian ini tidak hanya menghasilkan sebuah sediaan, tetapi juga menunjukkan bagaimana potensi kekayaan hayati lokal dapat diangkat menjadi gagasan penelitian berbasis sains. Galam yang tumbuh di kawasan lahan basah Kalimantan Selatan menjadi titik awal bagi kedua siswa untuk mengeksplorasi inovasi yang memadukan potensi alam dan ilmu pengetahuan.

 

Karya Qothrunnada Alayya dan Ananda Keysha Putri Ramdani menjadi salah satu dari 8 Tim Kreasi KTI MAN IC Tanah Laut yang membawa hasil penelitian dan kreativitas siswa ke kancah nasional.

 

Dari Galam, dari lahan basah Kalimantan Selatan, untuk sebuah langkah kecil menuju inovasi. 🌿🔬✨