MAN IC TANAH LAUT

MAN Insan Cendekia sebagai salah satu madrasah unggulan dibawah pengelolaan Kementerian Agama, telah tumbuh menjadi sebuah lembaga pendidikan yang berkualitas tidak saja secara regional, nasional bahkan internasional. Hal tersebut terbukti dengan berbagai prestasi yang telah diraih antara lain; dalam kegiatan olimpiade sains tingkat nasional (OSN) tahun 2007 memperoleh pedali perunggu bidang Ekonomi dan OSN tahun 2008 memperoleh satu medali emas bidang kebumian dan 2 medali perunggu yaitu bidang ekonomi dan komputer. Disamping itu semakin banyaknya alumni Insan Cendekia yang diterima di perguruan tinggi negeri favorit seperti UI, ITB, UGM, UNIBRAW, Unair, ITS, UNHAS, dll. Juga di perguruan tinggi luar negeri seperti di Jepang dan Malaysia.

Dengan prestasi-prestasi yang telah diraih serta kualitas penyelenggaraan MAN Insan Cendekia selanjutnya Kementerian Agama meningkatkan kualitas MAN Insan Cendekia menjadi Madrasah Program Khusus Berstandar Internasional, dengan kebijakan memberikan beasiswa penuh kepada lulusan MTs Pondok Pesantren dan SMP umum untuk melanjutkan pendidikan di MAN Insan Cendekia.

Keberhasilan yang diraih oleh MAN Insan Cendekia selama ini membuktikan bagusnya mutu pengelolaan dan system yang dijalankan oleh lembaga beserta pelaksana di lapangan. Oleh karena itu untuk melestarikan mutu keunggulan tersebut, sistem pengelolaan MAN Insan Cendekia perlu distandarisasi agar dapat menjadi acuan pengembangan kedepan dan lebih mudah diterapkan pada lembaga lainnya.

Plt. Kepala Madrasah

Sugianto, S.Pd., M.kom

 

                       YOUTUBE CHANNEL                       

 

 

SISTEM INTEGRASI APLIKASI

BERITA TERBARU

TIM PUSKESMAS PANGGUNG BERIKAN EDUKASI PERTOLONGAN PERTAMA PADA LUKA PSIKOLOGIS DI MAN ICT

Tanah Laut (MAN ICT) – Tim Puskesmas Panggung melaksanakan kegiatan edukasi mengenai penerapan Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) di lingkungan MAN Insan Cendekia Tanah Laut (MAN ICT). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian warga madrasah terhadap pentingnya kesehatan mental serta penanganan awal bagi individu yang mengalami tekanan psikologis.

Tenaga Kesehatan MAN ICT, Rama Saputra, turut mendampingi tim Puskesmas Panggung yang dipimpin oleh Francisca RAD, S.Kep., Ners., bersama tim dalam memberikan pemaparan mengenai langkah-langkah pertolongan pertama pada luka psikologis di lingkungan sekolah.

Dalam pemaparannya, tim Puskesmas Panggung menjelaskan pentingnya mengenali tanda-tanda gangguan emosional, stres, kecemasan, hingga tekanan psikologis yang dapat dialami oleh peserta didik. Pertolongan pertama pada luka psikologis merupakan bentuk dukungan awal yang diberikan kepada individu yang mengalami kondisi emosional sulit agar merasa aman, didengarkan, dan memperoleh bantuan yang sesuai.

Selain itu, dijelaskan pula beberapa prinsip dasar dalam memberikan pertolongan psikologis, seperti menciptakan rasa aman, mendengarkan tanpa menghakimi, menunjukkan empati, menjaga kerahasiaan, serta menghubungkan individu yang membutuhkan dengan tenaga profesional apabila diperlukan.

Kepala MAN ICT, Siti Salma, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kontribusi Puskesmas Panggung dalam memberikan edukasi kesehatan mental di lingkungan madrasah.

"Kesehatan mental merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan. Melalui edukasi ini, kami berharap seluruh warga madrasah semakin memahami pentingnya kepedulian, empati, dan dukungan psikologis sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh perhatian," ungkapnya.

Sementara itu, Tenaga Kesehatan MAN ICT, Rama Saputra, menekankan bahwa pemahaman mengenai pertolongan pertama pada luka psikologis sangat diperlukan sebagai langkah awal dalam menghadapi berbagai persoalan emosional yang mungkin dialami murid.

Melalui kegiatan ini, MAN ICT terus berkomitmen membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga memperhatikan kesehatan mental, kesejahteraan psikologis, dan perkembangan karakter murid secara menyeluruh.

Rep/Foto : Ardi